Kamis, 21 Januari 2010

Macam-Macam Jenis Pisang

sebenarnya tanaman pisang yang dibudidayakan untuk diambil manfaatnya bagi kesejahteraan hidup manusia ini berasal dari herba berumpun yang hidupnya menahun. Jenis-jenis tanaman pisang di indponesia jumlahnya mencapai ratusan. Secara garis besar jenis itu dapat dikelompokan menjadi 4 sebagai berikut.


1.Pisang serap (noe. Musa texstiles)

pisang serat adalah tanaman pisang yang tidak diambil buahnya tetapi diambil seratnya. Pada awal abad 16, pigatotta menerangkan bahwa penduduk asli daerah cebu, Filipina., memanfaatkan serat pisang manila ini untuk bahan pakaian. Karenanya pisang ini dinamakan musa tekstilis.

Batangnya merupakan batang semu yang terbentuk dari upih-upih daun yang saling menutupi. Tingginya mencapai 7m dengan daun berbentuk lanset warnanya hijau. Bunganya seperti pisang berbentuk buah jorongyang berkulit tebal, tetapi tidak dapat dimakan. Biiji buah hitam bulat kecil keras seperti biji randu. Pisang ini disebut juga pisang manila karena diduga berasal dari manila. Pengembangan juga kerap dilakukan di daerah ini antara lain di India, guantemala, Honduras. Di Indonesia juga dikembangkan tetapi kurang berhasil.

Berdasarkan iklimnya, tumbuhan ini adalah tumbuhan tropika yang menghendaki udara yang panas dan agak lembab. Tanaman ini biasanya tumbuh di dataran rendah samapai ketinggian 500 meter dari permukaan air laut. Tanah yang cocok adalah tanah lempung yang akan gembur dan kaya kandungan humus. Pisang ini mudah rebah oleh tiupan angina yang keras dan juga peka terhadap genangan air.

Cara memperbanyak tanaman ini bias dilakukan dengan biji, anakan, maupun akar tinggalnya, akan tetapi dalam upaya budidaya jarang digunakan biji untuk meperbanyaknya.

Tanaman ini siap dipanen bila kuncup bunga telah keluar. Artinya siap dipotong untuk diuambil seratnya. Serat yang diperoleh adalah serat yang kuat, tahan terhadap air (air tawar maupun air laut). Serat ini cocok dipakai sebagai tali dikapal laut, tali tambang, dan tali untuk kail.Juga bisa dipintal atau dibuat anyaman untuk ayunan, sandal dan lain-lain.

2. Pisang hias (heliconia indica lamek)

Pisang hias juga tidak diambil buahnya. Tumbuhan ini memang bagus sekali ditanam dimuka rumah sebagai hiasan. Pisang ini diperbanyak dengan mengggunakan anakanaya. Pisang hias dibagi 2 yaitu pisang kipas dan pisang-pisangan. Disebut pisang kipas karena bentuknya seperti kipas. Nama lain pisang kipas adalah pisang madagaskar (diduga berasaldari daerah madagaskar). Sedang pisang-pisangan bverbatang semu yang kecil-kecil dan tumbuh berumpun indah ditanam dimuka rumah karena bentuknya kecil.

3. Pisang buah (musa paradisiacal L.)

Pisang jenis ini sudah tidak asing lagi bagi kita karena banyak ditemui. Pisang buh dapat dibedakan menjadi 4 golongan. Golongan pertama adalahyang dapat dimakan langsung setelah masak, misalnya pisang kapok, pisang jus susu, pisang hijau, pisang emas, pisang raja, dan sebagainya.

Golongan kedua dapat dimakan setelah diolah terlebih dahulu, misalnya pisang tanduk, pisang oli, pisang kapas, pisang bangkahulu, dan sebagainya. Golongan ketiga adalah pisangyang dapat dimakan langsung setelah masak maupun diolah dahulu, misalnya pisang kapok dan pisang raja. Sedangkan golongan keempat adalah pisangyang dapat dimakan sewaktu masih mentah. Pisang ini adalah pisang kelutuk(pisang batu) biasanya pisang ini dibuat rujak sewaktu masih muda dan rasanya sepet.

4. Pisang ambon lumut

Pisang ambon lumut atau pisang ambon hijau tetap berwarna hijau, walaupun buahnya sudah matang. Kalau terlalu matang, kilitnya agak kekuningan dengan bercak-bercak cokelat. Per tandan terdiridari 7-12 sisir dengan berat 15-18 kg. Persisir piang berisi 20 buah. Buahnya lurus, panjang 15-17 cm, berdiameter 4,2 cm. Kulit buah agak tebal, daginga buah berwarna kuning agak putih, tidak berbiji. Rasanya manis, aromanya kuat. Berat per buah sekitar 80 gram.

5. Pisang ambon kuning

Pisang ambon kuning memiliki bentuk buah melengkung dengan pangkal buah bulat. Per tandan terdiri dari 6-9 sisir dengan berat 18-20 kg. Persisir berisi 15-20 buah. Panjang buah 15-17 cm, bobot 100 gram per buah. Daging buahnya putih kekuningan, tidak berbiji. Rasanya manis, pulen, dan harum.

6. Pisang nangka

Pisang nangka termasuk pisang olahan. Kulit buahnya tebal dan tetap hijau, walaupun sudah matang. Jika terlalu matang warna buah menjadi agak kekuningan. Daging buahnya kuning kemerahan. Rasanya manis masam dengan aroma harum. Pertandan terdapat 7-8 suisir dengan berat 12-14 kg. Dalam setiap sisir berisi 14 sampai 24 buah. Panjang buah sekitar 15 cm beratnya 120 gram

7. Pisang tanduk

Pisang tanduk termasuk pisang olahan. Kulit buahnya tebal, berwarna kuning dengan bintik-bintik hitam. Dalam satu tandan terdapat 1-2 sisir. Dengan berat 7-10 kg. setiap sisir terdiridari 10-15 buah. Panjang buah 206-28 cm diameter 4,6 cm. bentuk buah melengkung. Warna daging buah kuning muda atau putih kekuningan. Buah tidak berbiji. Buah dimakan setelah direbus, rasanya manis. Berat per buah 320 g.

8. pisang raja sereh

Pisang raja sereh atau pisang susu termasuk popular sebagai buah meja. Pertandang terdapat 5-6 sisir dengan berat 12-16 kg. persisir terdiridari 12-16 buah. Ukuran buahnya kecil-kecil, panjangnya sekitar 10-15 cm, berdiameter 3-4 cm. kulit buah pisang ini tipis, berwarna kuning kecoklatan dengan bintik-bintik cokelat kehitaman. Daging berwarna putih rasanya manis dengan aroma harumyang khas berat per buah 60 g.

Jenis Pisang Komersial

Pengertian komersial disini adalah banyak terdapat dipasaran, baik dipasar umum maupun supermarket, jenis-jenis pisang itu banyak digemari oleh masyarakat karena keistimewaaanya. Berikit uraian mengenai jenis-jenis pisang komersial.

1. Pisang barangan

Pisang barangan di Filipina dikenal dengan nama pisang lakatan dan dimalaysia disebut pisang berangan. Pisang jenis ini sangat popular sebagai pisang meja. Berat rata-rat pertandan berkisar 12-20 kg terdiri dari 8-12 sisir. Setiap sisirnya terdiri dari 12-20 buah. Ukuran buahnya 12-18 cm dengan diameter 3-4 cm warna kulit buahnya kuning kemerahan dengan bintik-bintik cokelat. Warna daging buahnya agak oren rasanya enak dan aromanya harum.

2. Pisang raja

Pisang jenis ini tangkai buahnya terdiri atas 6 sisir yang masing-masing terdiri 15 buah. Berat 1 buah pisang sekitar 92 g dengan panjang 12-18 cm dan diameter 3,2 cm. bentuk buahnya melengkung dengan bagian pangkal bulat. Warna daging buahnya kuning kemerahan tanpa biji. Empulur buahnya nyata dengan tekstul kasar. Rasanya manis lama tanaman berbunga sejak anakan adalah 14bulan. Sedangkan buah masak 164 hari sesudah muncul bunga.

3. Pisang raja sere

Pisang raja sere dikenal sebagai pisang meja ukuran buahnya kecil dengan panjang buah 10-15 cm dan diameter 3-4 cm berat pertandan 10-14 kg, jumlah sisir 5-9, dan tiap sisir terdiri 12-16 buah. Pada waktu matang warna kulitnya kunig kecoklatan dengan bintik-bintik cokelat kehitaman. Kulit buahnya tipis, warna daging buahnya putih, rasanya manis, dan aromanya harum.

4. Pisang raja uli

Pisang raja uli dikenal sebagai pisang olahan warna kulit buah kunig cerah dan daging buah putih. Buahnya berasa manis dan beraroma harum. Setiap tandannya terdiri dari 5-8 sisir buah dengan berat setiap sisir kurang lebih 1620 g. beratnya buah 120 g. panjang buah 18 cm, dan lingkar buah 13 c,. pisang ini sangat enak jika direbus atau digorang.

5. Pisang raja jambe

Setiap tandan dari pisang ini terdiri atas 13 sisir. Bentuk buah lurus berpangkal bulat dengan berat 80 g. panjang buah sekitar 7,8 cm, diameter 7,8 cm dan tebal kulit buah 0,2 cm. daging buah berwarna putih kekuningan tanpa biji. Umur tanaman hingga berbunga 17 bulan dan buahnya akan masak 5 bulan kemudian.

6. Pisang raja molo

Setiap tandan pisang yang panjangnya 43 cm ini terdapt 6 sisir buah. Setiap sisir terdapart 10-13 buah yang panjangnya 12 cm diameter 3,4 cm, dan berat 100 g. bentuk buah lurus tebal kulit buah 0,3 cm. daging buah berwarna kuning kewmerahan tanpa biji. Umur tanaman hingga berbunga 17 bulan dan buah akan masak 5 bulan kemudian.

7. Pisang raja kul

Setiap tandan dari pisang yang panjangnya 32 cm ini terdapat 16b sisir buah setiap sisir terdapat 15 buah. Bentuk buah lurus dengan panjangnya 8 cm, diameter 3,1cm, berat 40 g dan tebal kulit 0,3 cm. dagin buah berwarna kuning tanpa biji. Umur tanaman hingga berbunga 14 bulan. Dan buah akan masak 5 bulan kemudian.

8. Pisang raja tahun

Setiap tandanya yang 22.5 cm ini terdapat 4 sisir buah. Setiap sisir rata-rata terdapat 15 buah dengan panjang 11 cm, diameter 3,2 cm, berat 60 gr, dan tebal kulit buah 0.3 cm. bentuk buah lurus berpangkal membulat, daging buah berwarna kuning keputihan tanpa biji. Umur tanaman hingga berbunga 14 bulan dan buah akan masak 5 bulan kemudian.

9. Pisang raja bulu

Pisang raja bulu tergolong sebagai buah yang dapat digunakan sebagai buah meja dan buah olahan. Daging buahnya agk tebal, rasanya manis, aromanya kuat. Pada waktu matang wartna kulit kuning berbintik-bintik cokelat. Warna daging putih kemerahan. Berat setiap tandannya 7-10 kg. terdiri dari 6-7 sisir, dan setiap sisirnya 10-15 buah. Panjang buahnya 25-35 cm dan diameterny 6-6,5 cm. konon pisang raja bulu yang dikukus dan dimakan dengan madu dapat menguatkan jantung.

10. Pisang kapok

Pisang kapok di Filipina dikenal sebagai pisang saba, sedang di Malaysia dikenal dengan nama pisang nipah. Buahnya enak dimakan setelah diolah terlebih dahulu. Bentuk buahnya agak pipih sehingga kadang disebut pisang gepeng. Berat per tandan dapat mencapai 14-22 kg dengan jumlah sisir 10-16, setiap sisir terdiri dari 12-20 buah. Bila matang warna kulit buahnya kuning penuh.

Pisang kapok banyak jenisnya. Yang terkenal antara lain pisang kapok kuning. Pisang kapok putih warna dagingnya putih dan pisang kapok kuning warna dagingnya kuning.pisang kapok kuning mempunyai rasa yang lebih enak disbanding pisang kapok putih. Karenanya, pisang kapok jenis kuning lebih disukai.

Morfologi Dan Syarat Hidup Pisang

1.Morfologi Akar

Pohon pisang berakar rimpang dan tidak mempunyai akar tunggang. Akar ini berpangkal pada umbi batang. Akar terbanyak berada pada bagian bawah tanah. Akar ini menuju bawah sampai kedalaman 75-150 cm. sedang akar yang ada di bagian samping umbi batang tumbuh kesamping atau mendatar. Dalam perkembanganya akar samping bias mencapai 4-5 meter.

Batang

Batang pisang sebenarnya terletak dalam tanah berupa umbi batang. Di bagian atas umbi batang terdapat. Tumbuh yang menghasilkan daun dan pada suatu saat akan tumbuh bunga pisang (jantung). Sedang yang berdiri tegak di dalam tanah yang biasanya dianggap batang itu adalah batang semu. Batang semu ini terbentuk dari pelepah daun panjang yang saling menelengkup dan meutupi dengan kuat dan kompak sehingga bias berdciri tegak seperti batang tanaman. Tinggi batang semu ini berkisar 3,5-7,5 meter tergantung jenisnya.

b. Daun

Daun pisang letaknya tersebar, helaian daun berbentuk lanset memanjang. Pada bagian bawahnya berlilin. Daun ini diperkuat oleh tangkai daun yang panjangnya antara 30-40 cm. daun pisang mudah sekali robek atau terkoyak oleh hembusan angina yang keras karena tidak mempunyai tulang-tulang pinggir yang menguatkan lembaran daun.

c. Bunga

Bunga berkelamin satu, berumah satu dalam tandan. Daun penumpu bunga berjejal rapat dan tersusun secara spiral. Daun pelindung berwarna merah tua, berlilin, dan mudah rontok dengan panjang 1-25 cm. bunga tersusun dalam 2 baris melintang. Bunga betina berada dibawah bunga jantan (jika ada). lima daun tenda bunga melekat sampai tinggi, panjangnya 6-7 cm. benang sari 5 buah pada betina tidak sempurna, bakal buah persegi, sedang pada bunga jantan tidak ada.

d. Buah

Sesudah bunga keluar, akan terbantuk sisir pertama, kemudian memanjang lagi dan terbentu sisir kedu, ketiga dan seterusnya. Jantungnya perlu di potong sebab sudah tidak menghasilkan sisir lagi.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar